Tumbang di Tangan West Ham, Conte Enggan Bicarakan Gelar Juara Liga Inggris : Okezone Bola Hot News

Hot News



LONDON – Bertandang ke markas West Ham United dalam lanjutan pekan ke-16 Liga Inggris 2017-2018, Chelsea harus menelan luka lantaran tumbang dengan skor tipis 0-1. Adapun gol semata wayang tersebut dilesakkan oleh Marko Arnautovic di menit keenam.

Karena kekalahan tersebut, klub berjuluk The Blues itu kini tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris. Namun begitu, Chelsea gagal memangkas poinnya untuk mendekati Manchester City yang menjadi pemuncak klasemen.

(Baca juga: Chelsea Tumbang di Kandang West Ham United 0-1)

Saat ini Chelsea mengemas 32 poin, terpaut 11 angka dari Man City di posisi pertama. Selisih tersebut kemungkinan akan menjadi lebih besar lagi apabila pada malam nanti Man City sukses mengalahkan Manchester United di laga derby. Posisi Chelsea pun memiliki kemungkinan untuk digeser Liverpool apabila skuad asuhan Jurgen Klopp itu menang atas Everton malam nanti.

Menyikapi kondisi tidak mengenakkan tersebut, manajer Chelsea, Antonio Conte, kini justru enggan membicarakan peluang timnya untuk bisa mempertahankan gelar juara yang mereka dapat musim lalu. Menurutnya, Chelsea memiliki tugas sangat berat untuk bisa menggulingkan Man City, lantaran klub berjuluk The Citizens itu sangat superior musim ini.

Sebelumnya, banyak pihak yang meyakini bahwa Man City lambat laun akan terpeleset dan kehilangan poin. Namun, ketika melihat kondisi Chelsea yang kini justru terpeleset, Conte semakin pesimis untuk mengejar ketertinggalannya. Hasil ini juga membuat posisi Conte sebagai juru taktik The Blues berada di ujung tanduk.

“Untuk membicarakan perburuan gelar juara setelah mengalami kekalahan, saya pikir itu sedikit aneh. Utamanya karena ini adalah kekalahan keempat kami musim ini dari 16 pertandingan,” ungkap Conte, seperti dilansir Football London, Minggu (10/12/2017).

“Ketika Anda memiliki hasil seperti ini, mustahil untuk berpikir Anda berada dalam perburuan gelar juara. Ini mustahil. Pengalaman saya seperti ini, jika Anda ingin tetap berada dalam perburuan gelar juara, maka pada paruh pertama kompetisi Anda hanya bisa kalah sekali atau dua kali,” tandas pelatih yang sukses menangani Juventus itu.

(fmh)

sumber berita