Sedang antar roti, terduga teroris di Sidoarjo dicokol Densus 88 Hot News

Hot News

Merdeka.com – Kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap dua terduga teroris di dua tempat di Jawa Timur. Selain di Jl Ampel Kembang Surabaya, Densus 88 melakukan penangkapan di Sidoarjo dan Malang.

Seorang terduga teroris yang tertangkap yaitu berinisal PP (44) ditangkap Densus 88 ketika perjalanan mengirim roti menggunakan kendaraan bermotor di depan SPBU Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Setelah ditangkap, terduga sempat dibawa ke salah satu rumah makan yang berada di dekat lokasi penangkapan.

Warga asal Kapas Madya, Tambaksari, Surabaya itu menempati rumah kontrak di wilayah perumahan Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Setelah dari tempat makan, PP dibawa oleh Tim Densus 88 ke
Kantor Polisi, Polsek Tanggulangin, jajaran Polresta Sidoarjo.

Mengenai kronologi penangkapan tersebut dibenarkan Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi. “Iya benar,” ujarnya singkat ketika di konfirmasi merdeka.com, Sabtu (9/12).

Menurut Sirdi, usai dibawah ke Mapolsek Tanggulangin, pelaku langsung dibawa ke Mapolda Jatim. “Tadi sebentar (di Mapolsek), lalu dibawa ke Polda Jatim,” tutupnya.

Sementara, terduga teroris PDP alias Ipung ditangkap oleh Densus 88 di Jalan Raya Sumorame, Sidoarjo. Menurut Iqbal, Ipung diduga merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Selain itu, Ipung juga terlibat dalam perencanaan pemboman kantor polisi di Surabaya pada tahun 2014.

“Ia juga diduga membeli dan menyiapkan bahan-bahan membuat bom,” katanya.

Selanjutnya, MMG alias Abu Faros alias Deni ditangkap di Gang Gading, Jalan Kedinding Lor, Surabaya, Jawa Timur.

Kemudian terduga teroris KRA alias Kiki alias Abu Ukasah ditangkap Densus di Jalan Raya Sawahan, Malang, Jawa Timur.

Iqbal mengatakan baik Abu Faros maupun Abu Ukasah merupakan anggota kelompok jaringan Abu Jandal. Keduanya diketahui telah bergabung dengan organisasi teroris ISIS di Suriah dan menjadi pejuang teroris asing (foreign terrorist fighter).

“Keduanya FTF ISIS dan sudah mengikuti tadrib askari dan ribath,” katanya. [fik]

sumber berita